Aqiqah Sesuai Sunnah Rasul

Bagi orang tua yang akan melaksanakan aqiqah untuk anaknya sudah barang tentu harus mengetahui bagaimana tata caranya yang sesuai dengan sunnah rasul. Terlebih lagi kelahiran anak merupakan suatu momen yang paling ditunggu oleh orang tua. Dimana sebagai salah satu ungkapan rasa syukur terhadap hadirnya buah hati tadi bisa dilakukan dengan menggelar acara aqiqah.

Waktu Pelaksanaan Aqiqah

Aqiqah sendiri menurut bahasa Arab memiliki kata “al qa’tu” yang memiliki artian memotong. Dimana kata tersebut ada dua pengertiannya yaitu memotong rambut bayi baru lahir dan untuk yang kedua memiliki pengertian memotong ataupun melaksanakan penyembelihan hewan. Untuk waktu terbaik dilaksanakan aqiqah ini yaitu hari ke 7 setelah sang bayi lahir, namun bisa juga hari ke 14 atau 21. Untuk menentukan hari ke 7 yaitu begini ketika bayi lahir pada waktu siang hari maka itu sudah merupakan hari ke 1 dari total  hari tadi. Akan tetapi jika bayi dilahirkan malam hari maka hari dia lahir tidak termasuk ke dalam hitungan. Untuk contoh mudahnya dimana ketika bayi lahir Sabtu pagi maka itu merupakan hari ke 1 dan orang tua akan mengerjakan aqiqah pada minggu depan tepatnya hari Jumat. Akan tetapi jika bayi lahir pada Sabtu malam maka akan dilaksanakan aqiqah hari Sabtu depannya.

Tata Cara Aqiqah Sesuai Sunnah

Untuk tata cara yang sesuai dengan sunnah rasul yaitu dilakukan dengan cara penyembelihan hewan ternak dan nantinya setelah proses tersebut daging dibagikan kepada kerabat maupun tetangga. Sedangkan menurut istilah aqiqah ini memiliki pengertian suatu proses pemotongan hewan ternak yang dilakukan pada hari ke 7 setelah sang bayi dilahirkan. Dimana penyembelihan hewan tersebut dilakukan sebagai suatu bentuk dan wujud rasa syukur terhadap Allah SWT. Kemudian untuk proses aqiqah yang sesuai dengan sunnah rasul adapun sebagai berikut ini.

  • Penyembelihan Hewan

Tata cara yang pertama yaitu dalam hal penyembelihan kambing. Dimana jumlah kambing yang disembelih  antara anak perempuan dan anak laki-laki tidak sama. Untuk anak laki-laki biasanya orang tua harus menyiapkan kambing berjumlah 2 ekor. Sedangkan untuk anak perempuan harus menyiapkan kambing dengan jumlah 1 ekor. Kambing yang disembelih juga tidak boleh sembarangan dimana hewan yang disembelih merupakan hewan qurban berupa kambing yang tentunya memiliki kualitas baik tentunya dilihat dari segi usia juga. Selain itu kambing yang disembelih harus terbebas dari cacat dan juga penyakit. Sebelum melakukan penyembelihan hewan untuk proses aqiqah tersebut, ada doa yang disunahkan untuk dibaca yaitu :  Bismillahi wa billahi, allahumma ‘aqiqatun ‘an fulan bin fulan, lahmuha bilahmihi si azhmihi, allahummaj’alha wiqaan liali muhammadin ‘alaihi wa alihis salam.

  • Memasak Daging

Selain itu hal lain yang harus diperhatikan disini yaitu memasak daging aqiqah sesuai dengan sunnah rasul. Dimana sangat dianjurkan disini daging aqiqah tidak dibagikan secara mentah melainkan dimasak sebelumnya baru kemudian dibagikan kepada orang-orang. Hal lainnya yang diatur disini yaitu daging aqiqah tadi setelah dimasak ada baiknya tidak dibagi terlebih dahulu melainkan harus dimakan oleh keluarga dan baru nantinya bisa dibagikan.

  • Pencukuran Rambut Bayi

Tata cara selanjutnya yaitu pencukuran rambut bayi  untuk bayi yang baru lahir dan memberikan nama untuknya. Dalam tata cara ini orang tua harus memberikan nama yang baik kepada anaknya. Dimana dengan pemberian nama yang baik tersebut merupakan suatu cermin bagaimana akhlak dan juga imannya kepada Allah SWT nantinya. Kemudian untuk pencukuran rambut pada saat proses tersebut menurut pendapat ulama adalah suatu hal yang sunnah. Tata cara lainnya yaitu mendoakan bayi tersebut, dimana doa ini memiliki artian agar sang bayi terhindar dari godaan syaitan dan dari setiap pandangan yang memiliki kebencian.

Jadi itulah beberapa tata cara yang dilakukan ketika aqiqah anak sesuai dengan sunnah rasul. Dimana para orang tua ada baiknya jangan asal ketika melakukan proses tersebut. Saat ini walaupun proses aqiqah selalu identik dengan penyembelihan hewan, namun banyak dari orang-orang saat ini memanfaatkan aqiqah dengan catering sehingga lebih praktis. Apapun  pilihan kalian pastikan untuk melakukannya secara sunnah dan sebaiknya cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai aqiqah sebelum kalian melakukannya.